Wednesday, 25 February 2015

Selamat Jalan Sahabatku



Selamat Malam sahabat semua.
Cerpen ini saya angkat dari temen saya si Henny dan henny punya teman namanya Nina, yang isinya pernah dialaminya saat berbagi dia dan saya rangkum dalam sebuah artikel cerpen.

Yang menurut saya   pengalamanya itu sebuah inspirasi dan sangat memotifasi bagi kita yang masih sehat dan sellu diberikan nikmat oleh Allah SWT.

Nama gue Henny. Gue punya seorang temen, namanya nina. Dia punya penyakit leukimia, harapan buat dia hidup tipis banget. Kata dokter sih sisa waktu dia cuman tinggal 1 bulan lagi.

Aku sedih banget denger kata-kata itu dari dokter. Tiap hari, tiap malam, tiap pagi, tiap siang aku selalu mendoakan dia, agar di beri kesembuhan. Dan dia bisa ketawa seperti dulu lagi.
Semenjak dia sakit, kira-kira 6 bulan yang lalu. Itulah saat terakhir aku melihat senyumnya.

20 Sen



 seorang Imam masjid. Ia pun hendak berangkat ke tempat itu, telah menjadi kebiasaan, Imam tersebut selalu menaiki bus untuk pergi ke masjid.

Pada suatu hari, selepas Imam tersebut membayar tiket dan duduk di dalam bus, dia tersadar saat kondektur bus tersebut memberikan uang kembaliannya.

Namun ternyata uang itu lebih dari yang harus ia bawa, sebanyak 20 sen.
Sepanjang perjalanan Imam tersebut memikirkan tentang uang 20 sen tersebut.

“Perlukah aku mengembalikan uang 20 sen ini?” Imam tersebut bertanya kepada dirinya.

“Ah… pemilik bus ini sudah kaya, rasanya hanya uang sebesar 20 sen tidak akan menjadi masalah. Untuk membeli bensin pun tidak akan cukup,” hati kecilnya berkata-kata.

Pesan Dari Ibuku

IBUKU:

"nak ingatlah pesan ibumu ini"

jangan sampai kamu mempuyai
sifat manusia disaat susah giat ber ibadah
setelah senang itu semu engkau lupakan semuanya
sudah kaya lupa diri lupa sembahyang
lupa mengaji lupa semua perintah ilahi

apagunanya menimbun harta klau akhirnya tertimbun dosa
apa bila raga di tinggal nyawa harta segudang takkan di bawa
boleh saja kejar dunia tapi akhirat jangan di lupakan

Janganlah kamu mempunyai DENDAM kepada siapa saja...
Jangan mencari walau hanya seorang musuh,tapi carilah sebanyak-banyaknya teman untuk bisa saling berbagi untuk tujuan yang baik.

Cuma Bisa Berharap

Ini bukan hanya tentang cinta, tapi harapan yang berpilin sebagai doa di langit-Nya.

“Terima kasih Ya Alloh karena masih memberiku kesempatan melihat sang bintang ha

rapan di tiap pagiku. Dan untukmu penjajah hatiku, selamat pagi.”
Begitu biasa Dinara memulai harinya di tiap pagi sebelum beraktifitas. Dua kalimat di awal rutinitas harinya itu telah menjadi suatu hal yang hampir tak pernah dia lupakan semenjak lima tahun terakhir. Seperti itu pula dengan hari ini.
Baginya, tiap hari terasa indah. Penuh dengan harapan dan optimisme. Kenapa? Karena ada dia.Karena ada cinta dihatinya. Gana, sang penjajah hatinya. Lelaki itu telah menjadi pangeran dalam hatinya selama hampir lima tahun ini. Sosoknya seperti telah begitu menyatu dalam jiwanya hingga dia tak bisa lagi berpaling pada lelaki lain. Bagi Dinara, Gana adalah seorang lelaki yang luar biasa. Ganaadalah instrumen terpenting dalam hidupnya.
Konyol sekali kedengarannya. Tapi begitulah dia mencintainya,

CINTA DALAM DIAM

Namaku Putri, aku biasa dipanggil Puput. Aku masuk salah satu universitas islam di Bandung. Walau basic ku dari SMA. Hehehe. Hari pertama masuk kuliah, di kelas
ku melihat sosok pria yg misterius. Dia tampan, sangat pendiam, putih, tinggi dan cukup menarik perhatianku juga rasa penasaranku. Hari demi hari ku lalui, rasa keingintahuanku tentangnya pun terjawab. Pria itu bernama Hilman, dia pintar dan aktif dikelas, aku kira dia orang yang pendiam, tapi ternyata tidak juga. Lama kelamaan lincahnya terlihat, dia bawel, gokil pula, dan yang paling aku terkaget itu dia seorang pemain biola. Hmmm... waw.

Dengan berjalannya waktu kitapun saling mengenal satu sama lain, yang awalnya aku dan Hilman sangat kaku sampe kemudian kami menjadi teman dekat, bahkan lebih dekat dari sahabat. Aku selalu menceritakan semua kejadian yang menimpaku, dari cerita susah, senang, sedih, dan sebagainya begitu pula dengannya. Dia pria yang sangat baik dan mengerti aku. Dia tempat curhat yang asik, tempat sharing pelajaran yang menyenangkan. Dan pria yang penuh dengan kharisma, sehingga banyak perempuan lain yang kagum padanya.

Saturday, 21 February 2015

Ketika Dhuha Datang


Kala pagi tiba
Saat sang surya mulai terangkat naik sepenggal
Daku melantunkan nama kebesaran Ilahi
Di saat kepala manusia sibuk dengan urusan duniawi
Daku mencoba menyucikan diri
Lewat Sholat dhuha yang indah dan menyejukkan seluruh getaran jiwa

Tatkala hati gundah gulana , Dhuha memberikan keteduhan jiwa
Kelembutan hati merubah sebuah tutur kata

Alangkah indah pagi ini
Di kala kita meluangkan waktu sejenak tuk hadapkan diri
Pada sang maha kuasa segala alam
Sampai diri tak sadarkan tentang makna keduniaan
Karena jiwa dan pikiran hanya tertuju untuk-NYA

Sholat dhuha indah

Cinta Dibalik Jilbab

Wanita di balik jilbab

Kau terlihat begitu tegar pancarkan sebuah makna kata
Sa

at di kau menatap setiap detak jantung yang kian mulai melambat
Namun aku tahu di balik kerudung rahasiamu
Bahwa kamu begitu rapuh saat memahami makna rasa kata cinta
Karena kamu tercipta dari tulang rusuk yang ada dalam daku
Sehingga aku tahu kalau kamu tak berdaya memahami sebuah jiwa

Wanita di balik jilbab
Menggoda di setiap mata kepala sang lelaki yang ada
Saat mengingat jilbab membentang rahmat di langit biru
Bersandar di atas kepala wanita dalam naungan sang maha Ilahi

Wanita di balik jilbab
Setiap waktu kan bersinar di setiap qalbu sang lelaki
Bahkan tetesan air matamu mengandung cairan salju
Sejukkan setiap jengkal jantung di balik sanubari